Kediri, 4 Desember 2021 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIFA Kediri kembali menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu internal. Agenda ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI), menelaah isu eksternal dan internal, serta merumuskan peluang peningkatan yang dapat memperkuat kualitas akademik dan kelembagaan.
Dalam laporan yang disampaikan, seluruh program studi telah menindaklanjuti temuan AMI dengan status “OK”. Survei kepuasan pelanggan yang melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan pengguna menunjukkan indeks kepuasan 3,18 dengan kategori Baik. Meski demikian, sejumlah masukan seperti keterbatasan interaksi pembelajaran daring, belum adanya anggaran khusus untuk pengabdian masyarakat, serta kendala teknis jaringan menjadi catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Rektor IAIFA Kediri, H. Suwarno, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa RTM bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat visi IAIFA sebagai perguruan tinggi unggul. Menurutnya, akselerasi jabatan akademik dosen dan pengembangan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) harus menjadi prioritas agar institusi mampu beradaptasi dengan perubahan sistem akreditasi BAN-PT yang kini menggunakan sembilan kriteria. “Kita harus memastikan bahwa setiap kebijakan dan langkah yang diambil benar-benar mendukung pencapaian akreditasi unggul, baik di tingkat program studi maupun institusi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPM IAIFA Kediri, Miksan Ansori, M.Pd., menekankan pentingnya konsistensi dalam tindak lanjut hasil AMI. Ia menyampaikan bahwa temuan minor yang muncul dalam audit harus segera ditangani agar tidak berulang pada periode berikutnya. “LPM akan memperkuat monitoring dan evaluasi, memastikan setiap program studi menjalankan tindakan perbaikan yang telah diputuskan. Dengan begitu, mutu kelembagaan dapat terus meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap IAIFA semakin kuat,” ungkapnya.
Rapat Tinjauan Manajemen ini menegaskan komitmen IAIFA Kediri untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan penguatan peran LPM, IAIFA optimis mampu mencapai target akreditasi unggul serta memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan era pendidikan 4.0 dan Revolusi Industri 5.0.



Leave a Reply