Kediri, 7 Desember 2023 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIFA Kediri kembali menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu berkelanjutan. Agenda ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi tindak lanjut hasil Audit Mutu Internal (AMI), membahas isu eksternal dan internal yang mempengaruhi sistem manajemen mutu, serta merumuskan langkah strategis dalam penguatan tata kelola kelembagaan.
Dalam laporan RTM tahun 2023, seluruh program studi telah menindaklanjuti temuan AMI dengan baik. Hasil audit menunjukkan bahwa sebagian besar ketidaksesuaian bersifat minor dan telah ditangani melalui tindakan perbaikan yang terstruktur. LPM menekankan pentingnya konsistensi dalam menjalankan tindak lanjut agar mutu kelembagaan terus meningkat dan tidak terjadi pengulangan temuan pada periode berikutnya.

RTM juga menyoroti sejumlah isu eksternal seperti kebijakan Kampus Merdeka, perubahan sistem akreditasi, serta tantangan era Revolusi Industri 5.0. Sementara isu internal yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kurikulum berbasis MBKM. IAIFA Kediri menegaskan bahwa peluang peningkatan akan difokuskan pada percepatan jabatan akademik dosen, penguatan jurnal agar terindeks Sinta, serta pengembangan program studi baru dan pascasarjana.
Rektor IAIFA Kediri, H. Suwarno, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa RTM tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus menyiapkan IAIFA menghadapi tantangan global. “Optimalisasi struktur organisasi, penguatan SDM, dan pemanfaatan teknologi informasi adalah langkah strategis agar IAIFA mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kita harus memastikan setiap kebijakan mendukung pencapaian akreditasi unggul,” ujarnya.
Ketua LPM IAIFA Kediri, Miksan Ansori, M.Pd., menambahkan bahwa tindak lanjut hasil AMI harus dijalankan secara konsisten oleh setiap program studi. “Temuan minor yang muncul dalam audit tidak boleh berulang. LPM akan memperkuat monitoring dan evaluasi, memastikan setiap unit menjalankan tindakan perbaikan yang telah diputuskan. Dengan begitu, mutu kelembagaan dapat terus meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap IAIFA semakin kokoh,” tegasnya.
Rapat Tinjauan Manajemen 2023 ini menegaskan komitmen IAIFA Kediri untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan penguatan peran LPM, IAIFA optimis mampu mencapai target akreditasi “Sangat Baik” serta memperkuat tridharma perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika pendidikan era digital dan globalisasi.




Leave a Reply