Kediri – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIFA Kediri kembali melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) tahun 2022 dengan fokus pada bidang pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada 17–24 Oktober 2022 dan melibatkan enam program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Hukum Keluarga Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Manajemen Pendidikan Islam.

Audit mutu internal merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program studi dalam mencapai standar mutu yang telah ditetapkan. Melalui audit ini, LPM IAIFA Kediri berupaya memberikan umpan balik konstruktif agar setiap program studi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola, serta pemanfaatan sumber daya secara optimal.

Pelaksanaan AMI tahun ini diawali dengan serangkaian rapat koordinasi yang melibatkan pimpinan fakultas, kaprodi, dan tim Gugus Penjaminan Mutu (GPM). Persiapan matang dilakukan melalui distribusi instrumen capaian SPMI, review laporan evaluasi diri, hingga penyusunan daftar tilik pertanyaan. Hal ini menunjukkan komitmen IAIFA Kediri untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan audit.

Ketua LPM IAIFA Kediri menegaskan bahwa audit ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan standar akreditasi. “Audit mutu internal kali ini menjadi momentum penting untuk menilai efektivitas proses pembelajaran. Kami berharap hasil audit dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Dengan melibatkan auditor internal yang telah tersertifikasi, LPM IAIFA Kediri optimis hasil audit akan memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan program studi. Selain sebagai persiapan menghadapi akreditasi, audit ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus, sehingga IAIFA Kediri semakin siap mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *