Kediri, 29 Juli 2019 – Institut Agama Islam Faqih Asy’ari (IAIFA) Kediri menyelenggarakan Rapat Penetapan Visi, Misi, dan Rencana Induk Pengembangan untuk periode 2019–2039. Acara berlangsung di Meeting Room IAIFA Kediri dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh unsur civitas akademika.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua Yayasan Salimiyah Sumbersari, KH. Ahmad Zainuri Faqih, Senat IAIFA Kediri, Rektor beserta jajaran rektorat, pimpinan fakultas, ketua program studi, seluruh unit kerja, serta perwakilan alumni IAIFA Kediri.
Agenda utama rapat adalah merumuskan arah pengembangan IAIFA selama dua dekade ke depan, dengan menekankan pada penguatan visi dan misi institusi, serta penyusunan rencana induk pengembangan yang komprehensif. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman strategis dalam mewujudkan IAIFA sebagai pusat pendidikan Islam yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Rektor IAIFA Kediri, H. Suwarno, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa penetapan visi, misi, dan rencana induk pengembangan ini merupakan tonggak penting bagi perjalanan IAIFA: “Rencana induk ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi arah besar yang akan menuntun IAIFA dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam di era modern. Dengan dukungan seluruh civitas akademika dan alumni, saya yakin IAIFA akan mampu menjadi lembaga yang unggul, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat luas.”
Dengan adanya penetapan visi, misi, dan rencana induk pengembangan ini, IAIFA Kediri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional.
Penulis: MA





Leave a Reply